Pencanangan Zona Integritas PTA Semarang

Ditulis oleh Indra Permana on .

Ditulis oleh Indra Permana on . Dilihat: 145

KORUPSI...NO !!!, INTEGRITAS...YES !!!, PTA SEMARANG...HEBAT !!!, MAHKAMAH AGUNG...LUAR BIASA !!!

 

Semarang, 19 Februari 2019

Aula PTA Semarang menjadi bergema dengan kekompakan suara semua aparat dalam membaca ikrar yang dipimpin Ketua PTA Semarang Dr. H. Bahruddin Muhammad, S.H., M.H.,  yang dilanjutkan dengan teriakan yel-yel disertai gerakan tangan atraktif: korupsi...NO !!!, integritas...YES !!!, PTA Semarang...HEBAT !!!, Mahkamah Agung...LUAR BIASA !!!.

 Dengan disaksikan oleh Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Tengah, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah, KetuaUmum Majelis Ulama Indonesia Jawa Tengah dan Direktur Pusat Telaah dan Informasi Regional (PATTIRO) Semarang, segenap Hakim Tinggi, Panitera, Sekretaris, Pejabat Struktural, Pejabat Fungsional dan seluruh Aparatur Sipil Negara pada Pengadilan Tinggi Agama Semarang telah mengucapkan Ikrar Bersama Naskah Perjanjian Aparatur Pengadilan Tinggi Agama Semarang untuk bertekad membangun Zona Integritas PTA Semarang menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK)  dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Adapun ikrar yang dibaca oleh semua Aparat PTA Semarang berbunyi sebagai berikut:

  1. Kami aparatur Pengadilan Tinggi Agama Semarang dalam menjalankan tugas tidak akan menerima pemberian baik berupa uang atau barang, baik langsung maupun tidak langsung dan tidak akan terpengaruh oleh siapapun juga;
  2. Kami aparatur Pengadilan Tinggi Agama Semarang akan senantiasa bekerja dengan lkhlas, jujur, dan tidak akan mengharapkan imbalan baik berupa uang maupun barang dari siapapun juga;
  3. Kami aparatur Pengadilan Tinggi Agama Semarang akan selalu patuh dan taat serta menjunjung tinggi kode etik hakim, kode etik pegawai dan tidak sekali-kali akan melanggarnya;
  4. Kami aparatur Pengadilan Tinggi Agama Semarang mendukung sepenuhnya pembangunan Zona Integritas di Pengadilan Tinggi Agama Semarang menuju wilayah bebas dari korupsi dan wilayah birokrasi bersih dan melayani;
  5. Kami aparatur Pengadilan Tinggi Agama Semarang tidak akan melakukan praktek korupsi, kolusi, dan nepotisme dengan tujuan untuk menguntungkan diri sendiri dan atau kelompok yang dapat merugikan keuangan Negara.

Dalam sambutannya, Ketua PTA Semarang memaparkan bahwa acara ini merupakan tindak lanjut implementasi Peraturan Menteri PAN dan RB Nomor 52 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Lingkungan Instansi Pemerintah dalam rangka percepatan pencapaian tiga sasaran utama target Reformasi Birokrasi juga Reformasi Badan Peradilan, yaitu peningkatan kapasitas dan akuntabilitas organisasi, pemerintah yang bersih dan bebas KKN, serta peningkatan pelayanan publik.

Rangkaian acara yang berjalan dengan khidmat tersebut diawali dengan bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan Naskah Pencanangan Zona Integritas oleh Ketua PTA Semarang, Penandatanganan Naskah tersebut oleh Ketua PTA Semarang dan Para Saksi dari Instansi Terkait, Pembacaan Ikrar bersama, menyanyikan lagu Bagimu Negeri dan diakhiri doa yang dipimpin oleh Drs. H. Abd. Choliq, S.H., M.H. selanjutnya semua aparat menandatangani ikrar yang telah dibaca bersama sebelumnya.(f&n)