logo web trans

Ditulis oleh Indra Permana on . Dilihat: 7

Mahkamah Agung RI Perkuat Kerjasama Luar Negeri Dengan  Kerajaan  Maroko

Rabat | badilag.mahkamahagung.go.id

Pada tanggal 03 Desember 2019 pukul 00.15 wib delegasi Mahkamah Agung RI bertolak dari Jakarta menuju ke Rabat dipimpin langsung oleh Ketua Mahkamah Agung RI Prof. Dr.H.M.Hatta Ali, S.H., M.H. melalui bandara Soekarno Hatta dan tiba di Rabat melalui bandara Casablanca pukul 15.30 waktu Maroko melalui pintu VVIP Room dan disambut langsung oleh Wakil Ketua Dewan Peradilan Agung Kerajaan Maroko beserta Sekjen Dewan Peradilan Agung Kerajaan Maroko dan oleh Dubes RI untuk Kerajaan Maroko Drs. H. Hasrul Azwar, M.M.

Keesokan harinya tepat pukul 11.00 siang waktu Rabat Ketua Mahkamah Agung RI beserta delegasi yaitu yaitu Wakil Ketua Bidang Yudisial Dr. H. Muhammad Syarifuddin, S.H., M.H., Ketua Kamar Peradilan Agama MA RI Dr. H. Amran Suadi, S.H., M.H., M.M., Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Dr. H. Aco Nur, S.H., M.H., Dr. Zarof Ricar, S.H., M.H Kepala Badan Litbang Kumdil MA RI, Dr.Prim Haryadi Baharuddin , S.H., M.H. Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum MA RI, Dr.Hasbi Hasan, M.H. Kepala Pusat Litbang Kumdil MA RI, Edward Tumimbul Simarmata, S.H., M.H. Kapus Mempin Diklat Kumdil MA RI, Wenceslaus, S.H., M.H. Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Makasar, Susilowati, S.H., M.H Hakim Tinggi / Hakim Yustisial MA RI , Abu Jahid Darso Atmojo, LC., LL.M, Ph.D Hakim Yustisial MA RI, Kirana Dita Pratiwi staf keamanan pimpinan MA RI.diterima oleh Syeikh Mustofa Faress Ketua Dewan Peradilan Agung Kerajaan Maroko beserta para pejabat Dewan Peradilan Agung diruang kerjanya .

Ketua Dewan Peradilan Agung dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada delegasi Mahkamah Agung RI di kota Rabat dengan penuh harapan selama kunjungan kedinasan kali ini Ketua Mahkamah Agung RI beserta delegasi bisa melihat secara langsung sistem peradilan di Maroko serta menikmati dinginnya udara Maroko.

Prof.Dr. H.M.Hatta Ali, S.H, M.H. selaku Ketua delegasi menyampaikan rasa gembira dan berterimakasih atas segala sambutannya mulai kedatangan di bandara Internasional Casablanca sampai penyambutan di gedung Dewan Peradilan Agung Kerajaan Maroko dengan penuh kehormatan bahkan nuansa kekeluargaan sangat kental dan terasa dihati delegasi MA RI, kemudian dilanjutkan dengan perkenalan delegasi MA RI. Prof. H.M. Hatta Ali, S.H., M.H . secara langsung mengundang Syeikh Mustofa Faress untuk berkenan hadir pada acara Laporan Tahunan Mahkamah Agung RI yang akan digelar tanggal 26 Februari 2020 mendatang di Jakarta, yang pada acara tersebut akan dihadiri para Ketua Mahkamah Agung negara-negara sahabat.

WhatsApp Image 2019-12-11 at 17.05.10

Bahwa Dewan peradilan Agung Kerajaan Maroko memiliki Hakim Agung berjumlah 250 orang dan membawahi peradilan tingkat banding 22, peradilan tingkat banding Niaga berjumlah 3, peradilan tingkat banding tata usaha negara 2, peradilan tingkat pertama berjumlah 83, seperti peradilan ahwal syahsiah/peradilan keluarga, mahkamah al idariyah/peradilan tata usaha negara 7, mahkamah al jinaiyah/peradilan pidana, mahkamah aamah/peradilan umum, mahkamah tijariyah/peradilan niaga 8, peradilan al askariyah/peradilan militer, dan perkara kasasi yang masuk tahun 2019 berjumlah 42561 dan yang putus tahun 2019 berjumlah 39911.

Peradilan di maroko telah menerapkan peradilan elektronik beberapa tahun yang lalu akan tetapi sebelum diterapkan peradilan elektronik perkara yang saat ini masih ada perkara yang berjalan maka tetap diselesaikan secara perkara reguler .

Syeikh Mustofa Faress menyampaikan bahwa usia kerja hakim baik tingkat pertama, tingkat banding dan tingkat kasasi dibatasi hingga 70 tahun, sedangkan khusus untuk hakim agung dan pimpinan dewan peradilan agung bisa lebih dari usia 70 tahun dengan kebijakan khusus dari raja dan kesanggupan dari yang bersangkutan dalam melaksanakan tugas melebihi aturan tertulis di peradilan. Mustofa Faress juga mengakui bahwa sistem pendidikan hakim dan menejemen peradilan Indonesia sangat rapi dan bagus menyebabkan peradilan maroko untuk bisa saling tukar pengalaman dalam berbagai bidang. Sejarah lama tidak bisa dilupakan bahwa hubungan antara Maroko dan Indonesia telah terukir dihati rakyat maroko, puluhan tahun yang lalu presiden pertama dunia berkunjung ke Maroko dan kali ini petinggi negara republik Indonesia telah berkenan hadir di Maroko bahkan menuangkan kerjasama dalam dunia peradilan yang sangat ditunggu tunggu cukup lama bagi pihak peradilan Maroko.

WhatsApp Image 2019-12-11 at 17.03.16

Tepat pukul 11.30 waktu Rabat bertempat di gedung utama Dewan Peradilan Agung Maroko merupakan hari bersejarah bagi kedua negara dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Ketua Mahkamah Agung RI Prof.Dr.H.M.Hatta Ali, S.H., M.H dan Syeikh Mustofa Faress Ketua Dewan Peradilan Agung Kerajaan Maroko, yang menjadi kesepakatan dalam Nota Kesapahaman tersebut adalah saling bekerjasama dalam pertukaran informasi dan saling berbagi pengetahuan, pendidikan dan pengembangan keahlian dalam bidang teknologi informasi, pembaruan peradilan, digitalisasi pengadilan, administrasi pengadilan, pelatihan hakim, penelitian tentang bantuan peradilan bilateral, tentang pertukaran dan kerjasama yudisial.

Prof.Dr.H.M.Hatta Ali, S.H., M.H. menyampaikan pidatonya pasca penandatanganan Nota Kesapahaman menegaskan bahwa yang telah menjadi kesepakatan bersama ini agar segera diimplementasikan demi meningkatkan kualitas peradilan kedua belah pihak sehingga bisa terwujudnya peradilan yang agung dan modern karena antara Indonesia dan Maroko banyak memiliki kesamaan.Di akhir prosesi penandatanganan Nota Kesepahaman antara Mahkamah Agung RI dan Maroko ditutup dengan jamuan makan siang dan saling tukar menukar cindera mata.(redaksi / abj)

Hubungi Kami

Pengadilan Agama Boyolali

Jl. Pandanaran No. 167 Boyolali   57311

Provinsi Jawa Tengah

Telp. (0276) 321014,  Fax. (0276) - 321599

Website : www.pa-boyolali.go.id

Email : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Tautan Aplikasi